Rabu, 15 April 2015

7 RITUAL UNTUK MENGHADAPI UN

-
RITUAL YANG DILAKUKAN PELAJAR UNTUK MENGHADAPI UN- Ujian Nasional

Tidak tahu tradisi atau ritual ini datangnya dari mana yang jelas setiap tahunya jelang pelaksanaan UN atau ujian nasional, pasti setiap sekolah hampir di seluruh penjuru Indonesia mengadakan ini. Setiap Sekolah memiliki tradisi yang bermacam yang seperti akan di turunkan turun temurun, seperti datang ke makam orang sholeh, sholat malam, mengundang motivator, cuci kaki ibu bahkan ada yang extrem sampai membawa pensilnya ke dukun.

Doa Besama


Tradisi-tradisi jelang UN (ujian NAsional) tersebut pada dasarnya akan memberikan sugesti pada siswa agar dalam pelaksanaan UN dapat mengikuti dengan tenang dan memiliki rasa percaya diri. Akan tetapi juga memiliki dampak yang negatif jika sekolah tidak mengarahkanny dengan benar, dan akan berakibat pada kesyirikan kepada Allah. Dari kebanyakan tradisi yang berkembang jelang UN, lebih banyak menyentuh ke mental dan relgiusitas siswa, tetapi juga ada yang mungkin menurut saya menyimpang dari nilai rasionalitas dan agama, contoh: membawa pensil ke orang pintar, meminum air yang di kasih do'a-do'a, (hanya Allah Yang mengetahui).


1. Ritual mengundang psikolog dan motivator
Sekolah mengundang motivator pendidikan untuk memberikan sugesti dan keyakinan siswa dalam menghadapi UN.

2. Ritual jiarah ke makam
Ada beberapa sekolah terutama di jawa, sekolah mengajak siswa-siswinya untuk mendatangi makam orang sholeh di dekat mereka tinggal. Kalau di daerah saya di Gresik ada beberapa makam Sunan yang sering di kunjungi jelang UN, Sunan Giri dan Makam Syeh MAulana Malik Ibrahim akan ramai oleh siswa siswi jelang pelaksanan UN.

3. Ritual Cuci kaki Ibu
Ada beberapa sekolah yang menggunakan ritual ini untuk memberikan rasa percaya diri pada siswa. Sekolah menggundang Ibu wali murid ke sekolah dang mengadakan ritual cuci kaki ibu ini, ada juga yang sampai meminum air bekas cucian kaki Ibu.

4. Deklarasi anti-nyontek
kalau yang ini memang seharusnya dilakukan oleh semua stek holder, dan seluruh sekolahdan guru di indonesia. karena sekolah mengajarkan kejujuran, kepintaran otak saja tidak akan berguna jika tidak memiliki kejujuran.

5. Bagi Bagi sembako
kapan lagi bisa mengajarkan siswa-siswi kita kalau tidak cari-cari moment untuk berbagi. Semoga jadi orang dermawan jangan hanya sekali saja dalam hidup untuk berbagi itu pun berharap...??

6. Sholat Malam Jelang UN
Sholat malam dalam Islam adalah sebuah keharusan, sekolah-sekolah Islam memiliki tradisi ini dalam memantapkan siswa-siswinya untuk menghadapi UN (ujian Nasional). Dan semoga Sholat malam nya di pertahankan jangan hanya sekali dalam hidup hanya mau UN saja.

7. Ritual Brobosan
Brobosan yaitu lewat di bawah kedua kaki Ibu, ritual ini ada juga yang melakukan walaupun tidak di koordinir oleh sekolah. Ritual ini lebih bersifat personal, karena siapa saja boleh melakukan tanpa adanya intruksi dari pihak sekolah, seperti beberapa tahun lalu pernah dilakukan Siswa SMA Negeri  2  Pamekasan jurusan  IPA,  Hany Marcyta Rahman.

baca Serba Serbi Ujian Nasioan 2015

Selamat mengerjakan Soal-soal UN dan semoga menjadi orang-orang yang berguna bagi Agama Bangsa dan Negara.
Load disqus comments

0 komentar