Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2013

Catatan Arita Gloria | Problematika Ujian Nasional


Arita Gloria Zulkifli (16), salah satu siswi SMA Charitas, merasa kecewa dengan keberadaan UN yang kualitas LJUN sangat tidak layak. Tipisnya ljun dan kualitas cetakan sangat rendah, apa yang dialami Arita Gloria juga dialami siswa/siswi saya di SMP muhammadiyah 1 Gresik, ujar salah satu siswa saya "pak ljun nya jika di hapus garisnya ikut ke hapus". Arita adalah salah satu siswa/siswi yang kecewa dan berani untuk mengungkapnya di publik, ada banyak siswa/siswi yang merasa kecewa dengan UN tahun ini yang tidak berani dan tidak bisa berbuat apa-apa selain menerimanya.

Saya mencoba browsing sampai saat ini tidak menemukan blog Arita, saya hanya menemukan videonya saja di youtube saat Arita di wawancarai Metrotv, dan berikut kutipan pernyataan Arita

"Bukan mau menghakimi, namun hanya ingin tahu. Apa anggaran sejumlah Rp120.457.937.603,00tidak cukup untuk memberikan kualitas yang terbaik buat generasi penerus bangsa? Gak muluk-muluk, kami hanya ingin diberikan fasilitas yang selayaknya. Kami merasa kami hanya proyek tahunan dari beberapa oknum nakal yang ingin dapet bonus cuma-cuma"

Catatan Arita, ini layak kita jadikan renungan semua pihak. Bukan hanya pemerintah tapi kita sebagai guru yang menyandang guru profesional harus ikut menyuarakan ketidakbenaran dalam pelaksanaan UN 2013.

Videonya tonton di
https://www.youtube.com/watch?v=XHzjW19jp6s&feature=youtube_gdata_player

Read more

Kamis, 31 Januari 2013

Bekas Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Jadi Sekolah Reguler


Menteri pendidikan serta kebudayaan mohammad nuh dengan resmi mengambil keputusan bekas sekolah rintisan sekolah bertaraf internasional kembali jadi sekolah reguler. dengan ini, sekolah eks rsbi berstatus jadi sekolah reguler, yang dibina oleh pemerintah provinsi/kabupaten/kota, kata nuh saat didapati di kantornya, kamis, 31 januari 2013.
kebijakan tersebut ditetapkan melewati surat edaran nomer : 017/mpk/se/2013 perihal kebijakan transisi rintisan sekolah bertaraf internasional. menurut nuh, surat edaran itu ditujukan pada terhadap beberapa kepala tempat layaknya gubernur, bupati atau wali kota, kepala dinas pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten, serta kota di seluruh indonesia.
awal januari lantas, mahkamah konstitusi membubarkan rintisan sekolah bertaraf internasional. ketua mk mahfud md menilai, rsbi/sbi menyebabkan perlakuan diskriminatif di bidang pendidikan hingga bertentangan dengan prinsip konstitusi. ia menjelaskan, cuma anak orang kaya saja yang dapat masuk rsbi dikarenakan pungutan biayanya tambah lebih mahal daripada sekolah biasa.
nuh memberikan, walau beralih jadi sekolah reguler atau sekolah biasa, eks-rsbi sebaiknya merampungkan programnya hingga th. ajaran yang baru tiba. dia menegaskan, seluruh papan nama, kop surat, serta stempel, yang berkenaan dengan label rsbi tidak bisa dipergunakan lagi didalam sistem administrasi atau manajemen sekolah.
pemerintah tempat, menurut nuh, harus sediakan biaya untuk menanggung terselenggaranya pendidikan bermutu pada sekolah eks rsbi. sekolah tidak bisa menarik pungutan dari penduduk yang berkenaan dengan program rsbi, tuturnya. sekolah mengaplikasikan pengelolaan pembiayaan sekolah reguler dengan manajemen berbasis sekolah.
adapun th. ini, kementerian pendidikan menganggarkan rp 2, 5 triliun untuk kurikulum baru. biaya itu diantaranya untuk pengadaan buku 72, 9 juta eksemplar sebesar rp 1, 3 triliun serta kursus 1, 13 juta guru memiliki biaya rp 1, 3 triliun. dia menegaskan, biaya ini tidak mengada-ada. tidak dapat ada cerita layaknya masalah hambalang, ” tuturnya.
tetapi, biaya kurikulum baru belum pasti bisa dikucurkan kurun waktu dekat. bagian panitia kerja kurikulum dewan perwakilan rakyat dari fraksi partai keadilan sejahtera, rohmani, menjelaskan, kurikulum itu terlampau awal untuk diaplikasikan pada th. ajaran baru. terlebih, konsepnya kurikulum belum tuntas. karenanya kami setuju membintangi dulu anggarannya, tuturnya. 
(Sumber : Tempo, Gbr:Google)
Read more

Senin, 14 Januari 2013

Sekolah RSBI Dalam Kegalauan

Pemerintah dalam hal ini kementrian pendidikan dan kebudyaan M. Nuh masih memikirkan formula baru pengganti Sekolah RSBI, menurut M. Nuh yang cakipin kutip dari antara bahwa formula pengganti Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional harus sudah selesai sebelum tahun ajaran baru 2013.
Sekolah RSBI Dalam Kegalauan 

"Cita-cita untuk memiliki sekolah bertaraf internasional di setiap kabupaten kota tidak boleh dikubur sehingga kita harus memikirkan lagi formula pengganti RSBI," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan."

Ujar M Nuh yang saya kutip dari berita Antara, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional yang sebelumnya di hapus dengan putusan MK karena RSBI bertentangan dengan UUD 1945. Dengan keberadaan RSBI telah terjadi dikriminasi pendidikan, serta banyak pungutan sekolah yang sangat besar membenani wali murid. Ada yang memplesetkan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dengan Rintisan Sekolah Bertarif Internasional tapi kwalitas lokal. dan itu terbukti dengan hasil unas yang ternyata siswa dari Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dengan siswa reguler hasilnya masih lebih baik siswa sekolah reguler.

Semoga Formula Baru Pengganti RSBI Lebih baik dari yang sebelumnya amin Allahumah Amin.

Read more

Selasa, 08 Januari 2013

RSBI Di Bubarkan Makamah Kontitusi ?

Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan peraturan pengadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang berada di sekolah-sekolah pemerintah. Menteri Pendidikan Muhammad Nuh menyatakan menghargai apapun keputusan MK. berikut kutiban dari jumpa pers yang dilakukan kementrian pendidikan yang saya ambil dari detik.

"Tadi sudah diputuskan. Meski saya belum bisa mendapatkan putusan utuhnya, tapi apapun itu pemerintah sangat menghormati dan menghargai," kata Nuh dalam konferensi persnya di Kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Nuh menyatakan bahwa dulunya RSBI digagas dalam Undang-undang Sisdiknas Tahun 2003 dalam suasana semangat reformasi. Waktu itu harga diri bangsa sedang terpuruk dan ingin bangkit sejajar dengan bangsa lainnya.

Pemerintah-pun melaksanakan RSBI- Rintisan Sekolah Bertaraf International pada masa selanjutnya. Akhirnya, RSBI sekarang dibubarkan oleh MK. Meski begitu, Kemendikbud bpak M. NUH legowo menerima keputusan MK.

"Pemerintah tidak merasa kalah menang. Tinggal menjankan saja. Monggo kalau nggak boleh ada RSBI," ujar Nuh.

MK menghapuskan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang berada di sekolah-sekolah pemerintah. MK memutuskan RSBI bertentangan dengan UUD 1945 dan bentuk liberalisasi pendidikan, serta dikriminasi pendidikan. 

Sebelumnya juga diberitakas, para orang tua murid dan aktivis pendidikan menguji pasal 50 ayat (3) UU Sisdiknas karena tak bisa mengakses satuan pendidikan RSBI/SBI ini lantaran biayanya yang mahal. sumber: Detik.com
Read more

Kamis, 22 November 2012

SMS Gateway Gratis Untuk Sekolah

SMS Gateway Gratis, Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa program PHP. karena menggunakan basic web aplikasi satu software ini bisa berjalan di semua platform OS. Baik windows ataupun linux, tapi saya menyarankan untuk menggunakan linux, bisa    ubuntu, centos, debian atau yang lain.

Software ini buatan kang Agus seorang develop php, linux dan opensource yang juga membuat Sisfokol, yang juga pernah saya tulis di ( link:blog cakipin ). Aplikasi Sekolah Gratis bisa di koneksikan dengan aplkasi sms gateway ini, karena menggunakan database yang sama jadi cukup mudah untuk menggabungkan.
walaupun gratis SMS Gateway ini memiliki fitur yang cukup banyak untuk keperluan sekolah,

- SMS Absensi Siswa
- SMS Nilai Siswa
- SMS Pemberitahuan
dll. Tergantung kebutuhan kita
atau boleh di bilang aplikasi SMS ini di sebut SMS Broadcast Sekolah Gratis
Bisa anda downloads aplikasinya dengan clik atau copy paste di link dibawah ini

http://tech.groups.yahoo.com/group/linuxbiasawae/message/121

selamat mencoba jika anda kesulitan anda bisa menghubungi pihak yang berwajib
Read more

Sabtu, 10 November 2012

Ratusan Ribu Wifi Gratis Untuk Sekolah

Telkom didapuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyediakan infrastruktur jaringan 100 ribu hotspot Wifi yang akan menjembatani akses pendidikan di sekolah-sekolah di Indonesia.

Kesepakatan ini tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Direktur Enterprise & Telkom M Awaluddin dan Sekjen Kemendikbud Ainun Na'im yang disaksikan juga oleh Mendikbud Muhammad Nuh.

Pada tahap awal kerjasama, Telkom akan memberikan layanan berupa instalasi, akses WiFi, dan sosialisasi serta pengenalan internet kepada komunitas pendidikan. Layanan yang dinamai Indischool alias Indonesia Digital School ini diyakini sebagai akses WiFi terbesar di zona edukasi.

Lebih lanjut, akses internet sekolah ini juga bisa digunakan untuk mengakses konten-konten edukasi, seperti "Portal Rumah Belajar" dan "Kelas Maya", maupun konten edukasi lain seperti "TV Edukasi" yang digarap Kemendikbud.

"Telkom siap menyediakan koneksi Internet broadband sebagai sarana komunikasi dan pelaksanaan pembelajaran di sekolah melalui Indischool," kata Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (11/11/2012).

Satu Juta WiFi

Group Head of Enterprise Services Telkom, Ilmianto, mengatakan melalui program Indischool ini diharapkan lebih banyak lagi sekolah yang terhubung dengan internet.

"Caranya aksesnya cukup mudah. Dari Telkomsel & Flexi, cukup SMS ketik INDIFREE, atau INDI1000 kirim ke 2323. Maka Indischool siap digunakan," ujarnya.

Dengan dukungan dari Kemendikbud dan Dinas Pendidikan di tingkat propinsi dan kota/kabupaten, Telkom berkomitmen menggelar Indischool di 100 ribu sekolah sampai akhir 2013. Program Indischool merupakan bagian dari komitmen Telkom menggelar satu juta Wifi di seluruh Indonesia.

"Harapan kami Indischool ini dapat diterima dengan baik oleh komunitas pendidikan dalam upaya bagi pengembangan dan pemerataan akses informasi dan pembelajaran online dari Kemendikbud," ujar Ilmianto.

Selain program 100 ribu Wifi untuk sekolah, Telkom juga telah menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) lain untuk Indonesia Cerdas, antara lain program "Bagimu Guru Kupersembahkan", "Santri Indigo", "Indigopreneur", "Smart Campus" dan "Broadband Learning Centre".
Sumber detik(dot)com


Read more

Rabu, 03 Oktober 2012

Kurikulum 2013 - IPA dan IPS Di Hapus


Kurikulum Pendidikan 2013

Kurikulum 2013 Insya Allah akan berubah, dengan perubahan yang sangat fudamental, dan perubahan menset besar-besar akan terjadi. Dikarenakan kurikulum 2013 akan memangkas mata pelajaran untuk tingkat SD (sekolah dasar). Kurikulum 2013 akan berkosentrasi pada empat mata pelajajaran yaitu: matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama, dan PPKN (pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) untik Mata Pelajaran IPA dan IPS akan digabung Menjadi Satu dengan nama IPU ( dibaca: Ilmu Pengetahuan Umum).  Berrikut saya kutip dari kompas

“Tapi bukan berarti mata pelajaran lain diabaikan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Pengembangan Khairil Anwar Notodiputro kepada Tempo, Selasa, 25 September 2012. Kurikulum 2013 nantinya tidak hanya bersifat kognitif atau hafalan saja. Tetapi juga mementingkan sikap dan keterampilan para siswa. "Misalnya, bagaimana anak-anak ini mempunyai nilai Pancasila, tidak hanya hafalan sila pertama dan seterusnya," kata Khairil. Metode inilah yang saat ini sedang dicari dan diterapkan di kurikulum baru."

Khairil juga berharap dengan penerapan Kurikulum 2013 tidak lagi di temukan, Buku-buku atau LKS yang mengambil gambar-gambar porno (seperti di temukanya gambar Miyabi pada LKS). Dan juga jam pelajaran akan di pangkas yang sebelumnya 10 jam akan menjadi 5 jam pelajaran. 

"Diajarkan 5 jam lebih bagus asal efektif daripada 10 jam tapi banyak yang tidak bermanfaat," kata Khairil."

Perubahan ini memang masih membutuhkan sosialisasi, dan juga yang saya baca di banyak media online bahwa tidak akan mempengaruhi jumlah jam mengajar masing-masing guru dan tidak akan ada PHP Guru. Akan tetapi Bagi Guru yang bersetifikasi akan di pantau dan terus akan di tingkatkan kwalitasnya dengan UKG ( Uji Kompetensi Guru) dan Pembinaan kwalitas Guru jika ada guru yang tidak memiliki kopentensi mengajar. (by.cakipin) 

Read more