Sabtu, 18 Oktober 2014

Kelebihan Android Lollipop di Banding Kitkat

-
Kelebihan Android Lollipop di Banding Kitkat, Android Lollipop 5.0, Android Lollipop itu yaitu nama yang diambil Google untuk versus Android terbarunya sebagai penerus Android KitKat. tidak sama dengan Windows atau OS yang lainya,  tidak berkelanjutan dengan penamaan, Google kembali pilih nama makanan manis. kita tunggu saja apa yang baru dari Android dengan penamaan serinya yang aneh yaitu dengan memberikan nama pada versinya nama-nama makanan yang terkenal.

Lollipop digambarkan google juga sebagai largest, most ambitious release on Android” - Android terbesar/luas (jangkauan) serta paling ambisius. Mengapa? lantaran lollipon didesain untuk dapat jalan di seluruhnya basis dari telephone, tablet sampai TV. Lollipop juga digambarkan juga sebagai “lightest”. mengapa? lantaran tuturnya didesain untuk peralatan level entri/level murah/level enteng, dapat jalan lancar dengan cuma kemampuan memori 512 MB.

Kembali ke Lollipop yang dapat dipasang di seluruhnya basis mulai telephone, tablet sampai TV, ini dapat dibuktikan di tiga alat baru yang dikeluarkan Google. yakni Smartphone Nexus 6, Tablet Nexus 9 serta Android TV Player - Nexus Player

Nexus-Family yang pastinya mendapatkan lebih dulu Android Lollipop. Smartphone Nexus 6, Tablet Nexus 9 serta Android TV Player Nexus Player, dan kabarnya Sony juga dalam waktu dekat memberikan Update pada perangkatnya update Lollipop
Apa keunggulan Lollipop di banding Android versus pada awal mulanya :

Lebih aman dengan pemakaian sebagian user profile dalam satu telephone - jadi inget iklan Joe Taslim dengan Smartphone yang mempunyai guest mode
Lebih tidak terbatas, dapat sharing dengan peralatan yang lain dari TV, ke Tablet/ke Smartphone - jadi inget iklan yang nonton bola di TV, selalu geser ke Smartphone lantaran ingin buka pintu
Lebih irit baterai.
Lebih gampang dikustomisasi terlebih pada penampilan lockscreen, ada banyak keunggulan yang lain.
Kelebihan Android Lollipop di Banding Kitkat, di kutip dari blogdetik
Load disqus comments

0 komentar