Kamis, 15 November 2012

Se Abad Muhammadiyah

-

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah mencapai usianya yang ke- 100 tahun ini. Peringatan hari jadinya yang telah mencapai seabad itu pun akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) secara meriah dan besar-besaran pada Minggu, 18 November 2012 mendatang.

"'Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri' adalah tema yang diangkat dalam milad Muhammadiyah yang akan jatuh pada tanggal 18 November mendatang," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di kantor PP g, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2012).

Din mengatakan tahun 2012 adalah milad Muhammadiyah yang seabad dalam hitungan kalender masehi dan penanggalan kalender Islam. Seabad sudah organisasi Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta ini mencerahi peradaban Indonesia.

"Perserikatan ini dapat bertahan dalam mencerahi peradaban Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa," tuturnya.

Din juga mengatakan Muhammadiyah memanfaatkan momentum tahun ini untuk melakukan revitalisasi, tidak hanya dari segi kuantitas namun juga dari segi kualitas. Tidak terhitung banyaknya badan usaha Muhammadiyah yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan yang turut andil dalam membangun Indonesia.

"Pada intinya Muhammadiyah tidak pernah merasa lelah untuk berkiprah. Apapun dinamika yang terjadi di Indonesia yang terus berubah," kata Din.

Din menyebutkan organisasi Muhammadiyah saat ini sudah mulai menyisir masyarakat kaum miskin kota, buruh. Fokus ke depan, Muhammadiyah berusaha terlibat dalam penciptaan masyarakat madani untuk membangun bangsa. "Muhammadiyah mengukuhkan eksistensinya sebagai masyarakat madani," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Din menegaskan kembali posisi Muhammadiyah dalam perpolitikan Indonesia. Muhammadiyah lanjut dia, tidak memiliki hubungan organisasi struktural dan berafiliasi dengan parpol manapun di Indonesia dan tetap menjaga jarak, termasuk kaitannya dengan mulai hangatnya suhu politik Indonesia menjelang Pilpres 2014.

"Maka tidak pada posisi mencalonkan atau mendukung calon mana pun," pungkasnya. (sumber detik dot com)


Load disqus comments

0 komentar